The Jakmania X-Malank

DEMO PSSI DJANCOEK

Hingar - bingar dan Hiruk Pikuk nya persiapan dan pelaksanaan KSNI di Malang pada 30 - 31 Maret 2010, tidak serta merta menghadirkan kemeriahan dihati peserta KSNI dan insan sepakbola Nasional umumnya, layaknya Kemeriahan rayakan kemenangan. padahal KSNI ini mendapatkan perhatian dari jutaan Rakyat Indonesia, dan mereka menaruh harapan yang besar kepada KSNI untuk mampu merubah wajah buruk pembinaan dan prestasi sepakbola Nasional. tapi apa lacur ? harapan tinggal harapan ; jauh panggang dari api, yang terjadi justru sebaliknya ! KSNI yang menelan biaya banyak dan itu uang Rakyat Indonesia loh ? tidak menghasilkan Rekomendasi yang Fundamental.

Mual mual sebagai tanda masuk angin sebenarnya sudah terlihat gejala tersebut saat usai rapat tim perumus di Ruang Lontar I Hotel Santika Malang, seorang wakil PSSI yang ikut dalam rapat akhir tim perumus datang dengan gugatan untuk butir kedelapan yang berbunyi ;

"Pemerintah dan masyarakat perlu mengawal rekomendasi yang dihasilkan dalam kongres"

dan butir kesembilan yang berbunyi

"Dalam rangka pengawasan dan pengawalan diminta kepada Pemerintah untuk membentuk Dewan Sepakbola Nasional yang bersifat independen".

dan puncak masuk angin itu benar terjadi ketika Ketua Umum KSNI Agum Gumelar selesai membacakan butir-butir pernyataan " Rekomendasi Malang " kemudian berniat menyerahkan kepada Pemerintah ( Menpora RI Andi Mallarangeng ) Ketua Umum PSSI Nurdin Halid memuntahkan pernyataan keberatan PSSI terrhadap Rekomendasi butir kedelapan ini. Penyerahan "Rekomendasi Malang" pun tertunda, Ketua umun KSNI Agum Gumelar kembali ke podium, untuk melayani keberatan PSSI.

Muntahan Ketua umum PSSI Nurdin Halid tersebut adalah ;

" Kenapa harus ada Dewan Sepakbola Nasional ? Kami kan bukan terdakwa, Kami merasa rekomendasi ini sebagai pemaksaan kehendak pemerintah ! karena PSSI adalah lembaga otonom yang memilki auturan main yang terikat aturan Statuta FIFA


" Semua orang sudah tahu Nurdin Halid itu pembohong besar. Omongannya sudah tidak bisa dipercaya lagi. Tidak ada tekanan kepada tim perumus.

sikap Nurdin ini mencerminkan organisasi PSSI yang dijalankannya, Penuh REKAYASA dan MANIPULATIF.

" Nurdin Halid itu memimpin PSSI sudah tidak punya moral dan etika lagi !

dan pada akhirnya Tim Perumus mencabut butir kedelapan dari REKOMENDASI yang berbicara mengenai adanya Dewan Sepakbola Nasional
Palu pun diketuk Alhasil, tujuh butir Rekomendasi Malang yang sudah diterima dan disetujui seluruh peserta, termasuk PSSI, lalu segera diserahkan kepada Menpora Andi Mallarangeng.


dan pada waktu yang bersaman, ditempat yang berbeda tepatnya saat pertandingan PERSIJA vs KEDIRI, anomali perilaku terjadi, ketika pusat perhatian insan sepakbola tertuju pada arena KSN I dimana tumpuan harapan untuk memperbaiki wajah buruk prestasi sepakbola Nasional terletak, secara kebetulan, lagi - lagi akibat kepemimpinan wasit yang tidak mumpuni Tim PERSIJA dirugikan dengan jatuhnya hukuman tendangan Pinalti yang kontroversi oleh wasit, ini sangat kontras dengan apa yang terjadi di arena KSNI, dimana PSSI mengugat salah satu butir Rekomendasi, butir kedelapan.

Yang pasti, KSNI adalah untuk mendengar semua pendapat dan masukan dari seluruh masyarakat pencinta sepakbola Nasional. Karena sepakbola Nasional itu milik kita semua, bukan cuma milik PSSI saja.

Maka dengan ini kami The Jakmania menyampaikan pernyataan resmi kita,Sebagai berikut :

1. Kami mengecam keras aksi Pengurus PSSI ( Nurdin Halid ) yang menolak butir ke delapan dari Rekomendasi KSNI, yaitu : "Dalam rangka pengawasan dan pengawalan diminta kepada Pemerintah untuk membentuk Dewan Sepakbola Nasional yang bersifat independen".

2. kami mengecam dengan keras Praktek - praktek mafia perwasitan, seperti yang terjadi pada laga PERSIJA vs KEDIRI baru - baru ini

3. Kami menilai bahwa KSNI gagal dalam melahirkan langkah - langkah perbaikan sepakbola Indonesia, ini terbukti dengan tidak adanya Rekomendasi yang Fundamen terhadap Lembaga PSSI yang notabene sebagai Otoritas sepakbola Nasional.

4. Kami menuntut untuk segera diadakan penyelidikan investigatif terhadap kepemimpinan wasit dalam laga PERSIJA vs KEDIRI

5. Kami meminta kepada Pemerintah ( MENEGPORA RI ) untuk mengambil langkah - langkah intervensi dengan tetap menjalankan hasil Rekomendasi butir kedelapan yang digugat PSSI " Dewan Sepakbola Nasional "

BERSATULAH SUPPORTER INDONESIA
untuk PSSI yang baik dan BERMARTABAT "



mohon maaf jika terjadi kemacetan selama aksi berlangsung.. hari kamis tanggal 8 April 2010 jam 10 pagi di taman menteng, kantor PSSI dan kantor BLI

0 komentar:

Photobucket